Blog › Uncategorized › Daya PLN 5.500 VA, Haruskah Pasang Panel Surya 5.500 Wp? Ini Kesalahan yang Sering Terjadi!
Dwita Rahayu Safitri
Content Writer & Analyst
4 min read January 29, 2026 in

Banyak Calon Pengguna Panel Surya Salah Kaprah soal Kapasitas Sistem Padahal Konsultasi yang Tepat Bisa Menghemat Ratusan Juta Rupiah
Minat masyarakat terhadap energi terbarukan khususnya sistem panel surya terus meningkat dari tahun ke tahun. Ini adalah kabar baik. Memilih energi bersih berarti berkontribusi pada lingkungan sekaligus menekan biaya listrik jangka panjang.
Namun, di balik niat baik tersebut, masih banyak calon pengguna yang salah memahami cara kerja dan perencanaan sistem panel surya. Kesalahan ini bukan hal sepele, karena bisa berdampak pada pemborosan biaya, sistem yang tidak optimal, bahkan kekecewaan setelah pemasangan.
Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman nyata di lapangan, ketika masih banyak calon pengguna panel surya yang menentukan kapasitas sistem hanya berdasarkan daya PLN, tanpa memahami pola konsumsi listrik sebenarnya.
Salah satu kesalahpahaman yang paling sering terjadi adalah anggapan bahwa: Jika daya PLN 5.500 VA, maka panel surya juga harus 5.500 Wp.
Contoh nyata terjadi pada seorang calon pengguna di Depok, Jawa Barat. Ia memiliki daya listrik PLN 5.500 VA dan berencana memasang sistem panel surya dengan kapasitas yang sama 5.500 Wp karena mengira itulah “aturan ideal”.
Padahal, daya PLN dan kapasitas panel surya adalah dua hal yang berbeda dan tidak bisa disamakan secara otomatis.
Dalam praktiknya, banyak pelanggan SolarKita dengan daya PLN 5.500 VA justru tidak membutuhkan panel surya sebesar itu. Alasannya sederhana tapi krusial:
Penggunaan listrik di siang hari tidak sebanyak di malam hari
Panel surya hanya menghasilkan listrik optimal saat matahari bersinar
Sistem yang terlalu besar berpotensi tidak efisien secara biaya
Untuk menentukan kapasitas yang tepat, ada beberapa pertanyaan kunci yang harus dijawab terlebih dahulu:
Berapa besar konsumsi listrik di siang hari vs malam hari?
Peralatan elektronik apa saja yang aktif saat siang?
Apakah rumah sering kosong di siang hari?
Inilah alasan mengapa konsultasi awal menjadi tahap paling penting, bukan langsung bertanya harga.
Mari kita lihat contoh perhitungan sederhana agar lebih mudah dipahami.
Spesifikasi Rumah:
Daya PLN: 5.500 VA
Tagihan listrik: ± Rp 2.000.000 per bulan
Siang hari (09.00-15.00)
± 40% konsumsi listrik
Sekitar 14 kWh per hari
Waktu paling optimal untuk panel surya bekerja maksimal:
Sore–malam (15.00-21.00)
± 60% konsumsi listrik
Sekitar 21 kWh per hari
Masih sangat bergantung pada listrik PLN.
Berdasarkan pola ini, memasang panel surya 5.500 Wp justru tidak efisien, karena listrik yang dihasilkan di siang hari tidak sepenuhnya terpakai.
Dengan data konsumsi di atas, kapasitas panel surya yang lebih tepat berada di kisaran:
± 3,5 - 4,0 kWp
Hasilnya:
Menutup kebutuhan listrik di jam siang tanpa pemborosan
Penghematan hingga ± 33,35%
Setara dengan ± Rp 667.000 per bulan
Estimasi balik modal sekitar 4 tahun
Kesimpulannya jelas: panel surya bukan soal kapasitas terbesar, tapi kapasitas yang paling sesuai.
Masih banyak calon pengguna yang ingin langsung tahu harga, tanpa melakukan konsultasi atau survei. Padahal, tanpa analisis awal:
Sistem bisa terlalu besar atau terlalu kecil
Penghematan tidak optimal
Waktu balik modal menjadi lebih lama
Di SolarKita, konsultasi awal dan survei lokasi 100% GRATIS, tanpa biaya tersembunyi. Tujuannya bukan menjual sistem terbesar, melainkan memberikan solusi paling rasional dan efisien sesuai kebutuhan pengguna. Menggunakan energi surya adalah langkah cerdas. Namun, langkah tersebut harus diawali dengan pemahaman yang benar, bukan asumsi.
Jika Anda memiliki niat beralih ke panel surya, jangan mulai dari “berapa harganya”, tapi mulailah dari konsultasi yang tepat. Dengan data yang akurat, sistem panel surya bisa bekerja maksimal, hemat biaya, dan memberi manfaat jangka panjang.
Konsultasi dan survei GRATIS sekarang di: www.solarkita.com