SHARE

BlogUncategorizedApakah Target EBT 2025 Sudah Tercapai? Menilai Realitas Bauran Energi Terbarukan Indonesia

Apakah Target EBT 2025 Sudah Tercapai? Menilai Realitas Bauran Energi Terbarukan Indonesia

Author

Dwita Rahayu Safitri

Content Writer & Analyst

3 min read January 23, 2026 in

Thumnail Blog

Memahami Target dan Status Terkini

Pemerintah Indonesia menetapkan target bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025 dalam kebijakan energi nasional. Target ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus menurunkan emisi karbon yang berdampak pada perubahan iklim.

Namun dalam perkembangannya, realisasi EBT sampai akhir 2025 ternyata belum tercapai. Menurut data yang disampaikan oleh tokoh energi, kontribusi EBT baru berada sekitar 15,7% dari total bauran energi nasional masih jauh di bawah target 23% yang direncanakan.

Mengapa Target 23% Sulit Tercapai?

Menilai capaian EBT dengan pendekatan yang kritis, beberapa faktor struktural dan kebijakan menjadi penghambat utama:

1. Dominasi Energi Fosil: Bauran energi nasional masih sangat bergantung pada sumber fosil seperti batu bara, minyak, dan gas. Dominasi ini tidak hanya mencerminkan struktur produksi energi tetapi juga kebijakan insentif ekonomi yang masih berat di sisi energi fosil dibandingkan EBT.

2. Pertumbuhan Kapasitas EBT Lambat: Pertumbuhan kapasitas pembangkit energi terbarukan tidak cukup cepat untuk mengejar target 23%. Realisasi EBT dari tahun ke tahun hanya mencatat kenaikan kecil, sementara kebutuhan listrik nasional terus meningkat. Faktor ini mencerminkan kurangnya percepatan proyek dan investasi di sektor EBT.

3. Kebijakan Subsidi Fosil yang Berat: Masih besarnya subsidi untuk energi fosil memberikan insentif ekonomi yang kuat bagi PLN dan pelaku usaha untuk mempertahankan operasi pembangkit berbasis batu bara. Sistem subsidi ini secara tidak langsung melambatkan investasi pada kapasitas energi terbarukan.

4. Revisi Target dan Kebijakan Energi: Beberapa kajian menunjukkan bahwa target 23% pada 2025 kini cenderung direvisi menjadi lebih rendah (misalnya 17–20%) karena dianggap tidak realistis. Ini menunjukkan perlunya penataan ulang roadmap transisi energi nasional.

Apa yang Perlu Dilakukan Pemerintah?

Dari sudut pandang evaluatif dan solutif, jika pemerintah serius ingin memperbaiki trajectory bauran EBT, berikut pendekatan sistemik yang perlu dipertimbangkan:

1. Meningkatkan Kecepatan Implementasi Proyek EBT

Pemerintah perlu mempercepat pipeline proyek energi terbarukan melalui perizinan yang lebih cepat dan insentif fiskal yang menarik bagi investor. Regulasi yang lebih tegas dan jelas akan membantu menarik modal besar ke sektor ini.

2. Mengurangi Ketergantungan Subsidi Fosil

Redesign subsisdi untuk mengurangi ketergantungan pada batu bara dan BBM, sekaligus mengalokasikan insentif lebih besar pada pembangunan kapasitas EBT seperti pembangkit surya atap, panas bumi, dan angin.

3. Penataan Ulang Kebijakan Energi Nasional

Sinkronisasi antara KEN, RUPTL, dan regulasi lain harus memastikan kebijakan jangka menengah dan panjang mendukung arah transisi energi secara konsisten dan tidak kontradiktif.

4. Edukasi dan Kolaborasi Multi-Stakeholder

Melibatkan sektor swasta, komunitas lokal, dan lembaga riset untuk memperkuat inovasi teknologi EBT serta program pelatihan tenaga kerja di bidang energi bersih.

Menuju Energi Bersih dan Mandiri

Melihat data dan realitas saat ini, target bauran EBT 23% pada 2025 belum tercapai dan kemungkinan besar harus ditinjau ulang dalam konteks strategi jangka panjang. Tetapi kegagalan mencapai target ini bukan berarti momentum transisi energi hilang. Sebaliknya, ini menjadi sinyal penting bahwa pendekatan baru, kebijakan publik yang lebih tegas, dan kolaborasi luas dibutuhkan untuk mempercepat transformasi energi nasional.

Langkah ke depan bagi pemerintah harus mencakup percepatan proyek EBT, reformasi subsidi energi, dan sinergi kebijakan antar lembaga. Dengan langkah ini, Indonesia tidak hanya bergerak menuju target bauran EBT yang lebih realistis, tetapi juga memperkuat ketahanan energi dan kontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.

Untuk solusi energi bersih dan praktis bagi sektor swasta maupun rumah tangga, telusuri lebih lanjut di www.solarkita.com untuk menemukan bagaimana energi terbarukan seperti solar bisa menjadi bagian dari solusi transisi energi nasional Anda.

Table of Contents

    iconHaveQuestion
    Have a question?
    Ask our team!
    Let's talk

    Hitung Penawaran Anda

    Cari tahu sistem panel surya yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Isi pilihan dibawah untuk menghitung penawaran sesuai kebutuhan Anda.Penawaran
      © 2025 Copyright PT. Solar Kita Teknologi
      |