5 Alasan Penting Kenapa Anda Harus Menggunakan Panel Surya Sekarang Juga

Saat ini, sumber energi utama di Indonesia masih menggunakan energi fosil untuk menghasilkan gas, minyak bumi, dan batu bara. Padahal, energi fosil merupakan energi yang tidak terbarukan sehingga ada kemungkinan persediaannya akan habis. Belum lagi hasil pembakarannya yang bisa merusak lingkungan.

Kabar baiknya, ada beragam jenis energi terbarukan yang dapat menjadi alternatif energi fosil. Salah satunya adalah panel surya, yang bahkan bisa Anda pasang sendiri di rumah. Jika masih ragu, kelima alasan di bawah ini akan meyakinkan Anda untuk menggunakan panel surya sekarang juga.

 

Harga listrik PLN yang terus naik

Tarif listrik di Indonesia bersifat fluktuatif karena tergantung dari ketersediaan batu bara sebagai sumber energinya. Jadi, jangan heran apabila harga listrik terus mengalami kenaikan. Jumlah kenaikan harga tersebut mungkin terlihat tidak terlalu signifikan. Namun, jika pemakaian bulanan Anda ditotal, sebetulnya jumlahnya cukup banyak. Nah, di sinilah panel surya bisa membantu Anda menghemat tagihan listrik PLN.

Sebagai contoh, katakanlah saat ini Anda sudah memasang panel surya dengan kapasitas 1 kWp di rumah. Panel surya tersebut idealnya mampu menghasilkan listrik selama delapan jam dari pukul 08:00 hingga 16:00 WIB. Total listrik yang dihasilkan dalam jangka waktu tersebut adalah sekitar 3,5 kWh. Jadi, Anda bisa menghemat konsumsi listrik 3,5 kWh per hari atau setara Rp5.000 (asumsi harga listrik PLN: Rp1.400/kWh). Alhasil, dalam sebulan Anda bisa menghemat Rp150.000.

 

Perawatan relatif mudah

Tak perlu bingung menjaga kondisi panel surya karena perawatannya relatif mudah. Setelah panel surya sukses diinstalasi, panel surya bisa langsung menghasilkan listrik. Terlebih, pihak penyedia panel surya umumnya juga memberikan jasa perawatan menyeluruh. Mulai dari instalasi, pembersihan panel surya, pemeriksaan panel proteksi, kondisi kabel, hingga semua koneksi kelistrikan akan dicek secara rutin untuk memastikan optimalisasi pemanfaatan panel surya.

 

Umur sistem panel surya cukup lama

Menggunakan energi surya artinya Anda juga melakukan investasi dalam jangka panjang. Pasalnya, sistem tenaga surya umumnya bisa bertahan hingga lebih dari 25 tahun. Bahkan jika misalnya suatu hari Anda pindah rumah, panel surya bisa ikut dipindahkan. Dengan begini, Anda bisa memindahkan sistem listrik tenaga surya pada properti lain secara lebih mudah.

 

Bisa “ekspor” listrik ke PLN

Tidak hanya mudah dirawat dan tahan lama, pemanfaatan panel surya juga memungkinkan Anda untuk “ekspor” listrik ke PLN. Hal ini merupakan bagian dari program Net Metering yang dicetuskan oleh PLN. Bagi pengguna panel surya di rumah tangga, PLN akan mengkredit energi listrik yang dihasilkan tenaga surya ke rekening Anda.

Jadi, Anda pun dapat mengirim (ekspor) produksi listrik harian ke PLN sekaligus mengonsumsi (impor) listrik dari PLN untuk digunakan kembali. Nah, agar sistem Net Metering bisa berjalan, properti Anda akan dipasangi alat pembaca meteran listrik dua arah, yakni kWh Meter EXIM – Ekspor Impor.

 

Bantu menekan risiko pemanasan global

Berbeda dari energi fosil, energi surya sama sekali tidak menghasilkan emisi pembakaran sehingga lebih ramah lingkungan. Apalagi panel surya merupakan energi yang terbarukan. Jika beralih menggunakan panel surya, penggunaan energi fosil akan berkurang sehingga emisi karbon dari energi fosil dapat ditekan. Polusi dan risiko pemanasan global pun bisa diminimalisir, menciptakan kondisi lingkungan yang lebih baik.

 

Jadi, apa sekarang Anda sudah yakin untuk beralih menggunakan panel surya sebagai sumber energi sekarang juga?

 

Written by Biru Cahya Imanda | 30 Aug 2018

Add Comment

Comment

No comment